--> Tips Memulai Pemrograman Agar Tidak Membosankan | Kuliah Online IT

Friday, February 12, 2016

Tips Memulai Pemrograman Agar Tidak Membosankan

| Friday, February 12, 2016
Tips Memulai Pemrograman Agar Tidak Membosankan

Assalamu’alaikum wr.wb ..
Ogenki Desuka Minna .?

Pada artikel kali saya akan membahas tentang bahasa pemrograman, ya tentunya untuk pemrograman juga akan terdapat pada salah satu mata kuliah di pertengahan semester, pemrograman?? Mendengar kata ini terasa sangat membosankan buat sebagian orang, terutama buat minna yang baru saja masuk kedalam dunia pemrograman. Ya sama halnya ketika saya baru pertama kali menginstall dan menjalankan tools pemrograman, hampir disetiap mata kuliah pemrograman nilaiku selalu C dan D. alasannya karena saya dulu sama sekali tidak tertarik dengan bahasa pemrograman.

Kemudian saya mencoba sedikit berubah dan berusaha jatuh cinta dengan dunia pemrograman, tidak mungkin dong saya terus-terusan malas dengan mata kuliah pemrograman, berbagai usaha saya lakukan, dimulai dari usaha paling umum yaitu membaca modul pemrograman (saya mulai dari pemrograman Delphi). Apakah saya langsung jatuh cinta dengan pemrograman Delphi saat itu??? Jawabannya TIDAK, justru saat itu saya malah tambah malas dengan dunia pemrograman, dan hal yang menjadi alasan utama kenapa saat itu saya tidak tertarik dengan dunia pemrograman, yaitu karena pada saat membaca ebook pemrograman, ada begitu banyak istilah yang sangat sulit saya pahami pada bagian pengenalan tentang Delphi, pikirku sedangkan pengenalannya saja sudah membosankan bagaimana untuk tahap selanjutnya, contohnya mulai dari pengenalan antarmuka aplikasi pemrograman seperti toolbar, object treeview, object inspector, code explorer, form designer, code editor, component palette, main windows dan masih banyak lagi. Dan juga saya cepat bosan ketika melihat coding yang sama sekali tidak saya mengerti sehingga pada saat itu juga saya tidak pernah lagi membaca ebook pemrograman dan saya selalu meminta bantuan kepada teman dalam menyelesaikan tugas-tugas dari dosen mata kuliah pemrograman.

stress pemrograman
stress pemrograman


Yosh minna, menjelang semester 6 saya mencoba kembali lagi belajar tentang pemrograman (mulai lagi dari Delphi), pada saat itu saya tidak lagi memulai dari modul ebook yang dibagikan dari kampus, akan tetapi memulai dari tutorial hasil browsing di google dan youtube sehingga dengan tutorial tersebut saya bisa langsung praktek membuat aplikasinya. Hasilnya saya sering senyum-senyum sendiri dengan aplikasi sederhana yang pertama kali saya buat, dalam hati berkata , wah hebat ya ternyata program Delphi bisa membuat hal seperti ini (padahal aplikasi yang saya buat saat itu sangat sederhana), pada awalnya saya hanya paham tentang “memanggil file dalam drive komputer”, hanya dengan pemahaman dasar dari 1 coding tersebut saya sudah berani mengajukan skripsi tentang pemrograman Delphi. Buat minna yang ingin belajar tentang aplikasi apa saja yang dapat dibuat dari coding tersebut, bisa dilihat pada artikel disini.

 Selanjutnya setelah rancangan aplikasi tersebut telah selesai saya buat, saya merasa masih sangat kurang jika ditinjau dari coding yang saya gunakan sehingga untuk fungsinya not  user friendly. Dan bisa-bisa skripsi yang tadinya sudah diterima dari segi konsep bakal ditolak jika ditinjau dari pengulangan coding yang serupa begitu banyak. Maka dari itu, saya mencoba memperdalam lagi memahami tentang pemrograman Delphi, mulai dari mencari tutorial di google dan youtube dan juga bergabung di forum (group facebook) Delphi Indonesia. Terkadang saya sering bertanya jika terdapat kendala yang saya hadapi terutama permasalahan coding, mastah-mastah di group Delphi Indonesia tidak satupun melewatkan pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan, namun terkadang juga ada berbagai istilah dari mastah yang tidak saya ketahui (padahal hanya istilah dasar saja), mulai dari saat itu saya kembali lagi membaca ebook yang dibagikan dari kampus dan ternyata tidak sesulit seperti pertama kali saya membaca ebook tersebut. Selain itu juga hal yang sangat membantu dalam pembuatan project skripsiku adalah mendapatkan inspirasi dari pertanyaan member lain di group Delphi Indonesia. Sehingga ada begitu banyak perubahan (pengembangan) dari konsep awal skripsi yang saya ajukan. Dari cara inilah saya menemukan banyak inspirasi dan kemudahan dalam menyelesaikan project skripsi tentang pemrograman Delphi. 

Kesimpulan yang dapat diambil dari cerita diatas adalah”ternyata pemrograman tidak membosankan seperti yang kita bayangkan, jika memang benar-benar ada niat untuk belajar.” Adapun sedikit tips dari saya agar minna yang ingin memulai belajar pemrograman tidak cepat bosan adalah sebagai berikut :
  1. Download Tutorial Membuat Program Paling Sederhana dan Coba Buat Program Tersebut. Kenapa harus membuat program sederhana bukan program yang kita inginkan? Belajar dari pengalaman pribadi, jika kita memulai langsung dari program yang kita inginkan, banyak kendala yang akan kita hadapi, contohnya : 
  • Program yang kita inginkan tidak tersedia tutorialnya, hal ini biasanya membuat niat kita yang tadinya semangat belajar pemrograman menjadi badmood.
  • Tutorial program yang kita inginkan tersedia namun tidak sama persis, kita sudah berusaha membuat program dengan mengikut tutorial yang tidak sama persis tadi  dengan tambahan akan memodifikasi program tersebut sehingga menjadi program yang kita inginkan namun pada akhirnya hanya mebuat kita kebingungan dan projectnya tidak selesai, pensi.
  • Program yang kita inginkan tersedia namun sulit untuk kita buat, hal ini yang seringkali saya temukan, ketika programnya ada ternyata setelah melihat coding dan langkah-langkahnya membuat kita pesimis dan berpikir tidak mampu untuk membuatnya. Atau juga kita sudah mengikuti langkah-langkahnya namun ada beberapa komponen yang tidak tersedia pada aplikasi pemrograman yang terinstall di komputer kita, alhasil programnya tidak jalan,  sehingga terkadang kita berpikiran tutorialnya salah dan kecewa untuk membuat program, pensi lagi.
Dengan membuat program paling sederhana, terkadang bisa membuat kita bangga dan terinspirasi untuk membuat program-program yang lebih dari sebelumnya. Tanpa kita sadari nantinya telah banyak program yang telah kita buat dan lebih mengenal banyak coding dan istilah pada pemrograman sehingga ketika kita menemukan tutorial tentang program yang berbeda, kita bisa lebih cepat beradaptasi dengan logika program tersebut.

 2. Buatlah program ketika mood sedang baik :-D
Terkadang kita hanya membuat program ketika mendapatkan tugas dari kampus padahal niat belajar pemrograman tidak ada sama sekali, hal ini juga bisa membuat kita cepat bosan ketika dihadapkan dengan tools pemrograman, sehingga tugasnya hanya dibuatkan oleh teman dan kita pribadi tidak ingin mencoba mengenal dunia pemrograman dan lebih memilih ke basic lainnya diluar pemrograman.

3. Mulailah Belajar bersama (dalam artian menjadikan saingan :-p ) dengan teman yang juga ingin mengenal pemrograman, kenapa harus dengan teman yang ingin mengenal pemrograman tidak langsung saja dengan mastahnya??? Terkadang sebagian dari kita merasa minder dengan program yang kita buat jika dibandingkan dengan program yang dibuat oleh para mastah, sehingga membuat kita tidak lagi melanjutkan program tersebut. Sedangkan jika dengan teman yang baru memulai belajar pemrograman, dapat memotivasi kita untuk terus belajar dan mengembangkan program yang lebih WAH dibandingkan dengan program teman tersebut. Dengan catatan jangan pelit ilmu ataupun pelit tutorial dengan teman yang kita jadikan saingan, berbagilah jika dia butuh bantuan.

4. Bertanya sama mastah pemrograman jika memang ada error pada program yang kita buat, tidak perlu malu untuk menuntut ilmu.

5. Lihatlah program yang dibuat orang lain (teman dari kampus,  forum, group social media, dll) dari tools pemrograman yang dipelajari dikampus, dengan cara ini terkadang membuat kita termotivasi membuat program yang serupa ataupun mengembangkan program tersebut. Point paling penting dari cara ini yaitu, biasanya kita tidak menyadari kalau pemrograman yang kita pelajari dikampus dapat membuat program seperti itu, yang kita tau pemrograman tersebut hanya membuat dapat program database saja ataupun sejenisnya, sehingga kita tidak tertarik mempelajari pemrograman. Namun ketika kita mengetahui bahwa dari bahasa pemrograman tersebut ternyata dapat membuat aplikasi ini, itu dan lain-lain, akan membuat kita yang tadinya tidak tertarik pada mata kuliah pemrograman jadi termotivasi untuk mempelajari pemrograman. 

Untuk saat ini cukup sekian tips dari saya tentang bagaimana memulai belajar pemrograman agar tidak membosankan, jika ada tambahan dari minna sekalian, silahkan beri dikomentar agar supaya dapat saya tambhakan pada artikel ini.

Buat minna yang ingin belajar tentang Delphi, saya akan berbagi artikel tentang Delphi dengan cara yang insya Allah mudah untuk minna pahami sehingga minna tertarik untuk membuat program melalui Delphi atau bahkan bisa mengembangkan dari contoh-contoh project sederhana yang akan saya bagikan nantinya. Adapun beberapa contoh project Delphi dapat dilihat pada artikel Kumpulan Tutorial Membuat Program Delphi.

terimakasih , ganbatte kudasai ..
 

Related Posts

No comments:

Post a Comment